JUSTIC

SALAM JURNALIS !!! 

     Rabu (13/2), Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang dikunjungi Tim Relawan Demokrasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Agam yang diadakan di lapangan MTI Canduang Saat jam apel pagi yang disambut dengan antusias oleh santri MTI Canduang.

     Relawan Demokrasi ( RELASI ) melakukan sosialisasi ini sehubungan akan diadakannya pemilihan umum serentak untuk Presiden, Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Negara Republik Indonesia yang akan diadakan serentak pada 17 April 2019 mendatang.

     Dalam penyampaiannya, salah seorang anggota RELASI mengatakan bahwa dalam memilih Presiden,Wakil Presiden, DPR-RI dan DPRD santri harus bijak dan selektif dalam memilih karna pilhan ini akan menentukan bagaimana negara 5 tahun kedepannya. Serta santriwan/santriwati diharapakan ikut berpartisipasi dalam PEMILU agar sesuai dengan makna asas "Dari Rakyat, Oleh Rakyat dan Untuk Rakyat" yang bertujuan untuk memberikan hak suara terhadap rakyat Indonesia dan jika ada santriwan/ santriwati yang berasal dari luar kabupaten Agam agar membawa KTP dan mengajukan kepada PPS daerah asal untuk memindahkan hak memilih dan mencoblos ke kabupaten Agam.

     "Pilihlah pemimpin dengan cerdas, pemimpin yang siddiq, tabliq, amanah dan fathanah agar terciptanya negara yang damai dan makmur." Ujar seorang anggota RELASI.

      Mereka juga menghimbau kepada tenaga pengajar dan santriwan/santriwati yang berusia 17 tahun keatas agar berhati-hati dan harus mengetahui aturan-aturan mencoblos serta warna-warna kertas suara, yaitu hijau untuk Kabupaten/ Kota, biru untuk DPRD Provinsi, kuning untuk DPRD RI, dan abu-abu untuk kertas suara Presiden dan Wakil Presiden.
   
      REDAKSI juga berharap agar santriwan dan santriwati berhati-hati terhadap berita bohong (Hoax), seputar pemilu dan juga tidak menyebar berita bohong karna akan ada sanksi tegas dari undang-undang terhadap berita bohong tersebut. (DELVY EFERANTI NOER)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama