Senin, 1 Agustus 2016 M - 27 Syawal 1437 H
Reporter: Fitra Yadi

Mataram - Afriyul Zikri santri tingkat akhir Ponpes MTI Canduang mewakili Sumatera Barat pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-26 di Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung sejak Kamis (28/7/2016) yang lalu sampai Ahad (7/8/2016).

Pada musabaqah kali ini, santri yang sedang duduk di kelas VII-1 jurusan Keagamaan Ponpes MTI Canduang ini tampil dalam cabang Musabaqah Fahmil Qur'an. Ketika tampil di Aula Bank Indonesia (BI)-Mataram pada Senin (1/8/2016) ia melaporkan bahwa Sumbar hanya mendapat peringkat tiga cabang MFQ, Propinsi Banten meraih skor 1490, Gorontalo 1175, Sumbar 1015 dan yang ke 4 NTB dengan skor 700.

Selain Afriyul Zikri, seorang alumni MTI Canduang lagi yaitu Humairatul Khairiyah juga mewakili Sumbar di cabang Musabaqah Tafsir Bahasa Inggris.

Kepada Justic Afriyul Zikri putra Suayan Tinggi kecamatan Akabiluru, kab. 50 Kota ini menjelaskan bahwa "pemilihan peserta musabaqah ini sudah melalui 8 seleksi. Awalnya tingkat kecamatan, lalu naik tingkat kabupaten. Bagi yang Juara 1 kemudian naik ke tingkat provinsi, kemudian setelah itu peserta juara provinsi dan orang-orang yang direkomondasikan oleh dewan hakim Sumbar dikumpulkan lalu diseleksi lagi berapa kali. Setelah itu latihan-latihan atau Training Center (TC) beberapa kali di Sumbar dan jakarta. Lalu setelah itu diutus ke MTQ nasional yang ke 26 yang kali ini bertempat di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sekarang saya ikut Cabang Fahmil (cerdas cermat ) bersama teman dari Ponpes Arrisalah Padang dan MAN Koto Baru. Jadi dari Bukittinggi dan Agam hanya saya utusannya sama pensyarah Musabaqah Syahril Quran, Mira namanya dari Bukittinggi" terang Afriyul Zikri.

Sekarang Sumbar mengutus sebanyak 78 orang yang terdiri peserta, pelatih dan pendaamping. Dikutip dari teraskreasi.com seluruh peserta yang mengikuti MTQ XXVI terbagi dalam tujuh cabang dan 18 golongan musabaqah. Ketujuh cabang tersebut adalah Tilawah Al Quran, Hifzh Al Quran, Tafsir Al Quran, Fahm Al Quran, Syarh Al Quran, Khath Al Quran, dan Menulis Makalah Ilmiah Al Quran (M2IQ). Adapun 18 golongan lomba terdiri dari: enam golongan cabang tilawah Al-Quran (dewasa, remaja, anak-anak, tartil, cacat netra, serta qiraah sabah); lima golongan cabang Hifzh Al Quran (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz); tiga golongan cabang Tafsir Al Quran (Bahasa Indonesia, Bahasa arab, dan Bahasa Inggris), serta empat golongan cabang Khath Al Quran (naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer). | Justic

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama