Sabtu, 13 Maret 2016 M/4 Jumadil Akhir 1437 H
Dilaporkan Oleh : Ivan Syahdila

Ilustrasi
MTI Candung - Pada Selasa kemarin (08/03), MTI Candung telah sukses menyelenggarakan "Acara Pembinaan Pengawas, Kepala, Guru Madrasah/RA (Raudhatul Athfal) Berprestasi". Acara tersebut diikuti oleh 102 sekolah serta madrasah se-Kabupaten Agam dan digagas oleh Pengawas MK2M (Musyawarah Kerja Kepala Madrasah) yang diketuai oleh Al-Hilal, S.Pd. Dengan dihadiri oleh 94 Guru, 85 Kepala Madrasah dan 4 Pengawas.

Acara tersebut dilaksanakan pada pukul 07:30 WIB dan berakhir pukul 16:00 WIB. Acara itu diawali dengan pembinaan oleh Hendri, S.Ag, M.Pd dengan memberikan masukan serta cara dari guru-guru berprestasi untuk ke depannya. Lalu dilanjutkan oleh Narasumber dari Balai Diklat Padang Jufri, M.Pd dan Agus Nida, M.Pd yang secara garis besar bertujuan untuk membimbing kepala madrasah dan para guru tentang cara penilaian kepala, guru, serta pengawas yang berprestasi.
Acara yang tergolong besar ini sangat berpengaruh untuk MTI (Madrasah Tarbiyah Islamiyah) Canduang sendiri. Mulai dari bentuk silaturrahmi hingga promosi. Dengan begitu MTI (Madrasah Tarbiyah Islamiyah) Canduang akan lebih banyak membenah diri untuk ke depan.

Cita-cita dari seluruh anggota yang hadir adalah agar semua lembaga madrasah dapat memahami dan melakukan ataupun menyusun portofolio (berkas-berkas) yang terkait dengan kelengkapan administrasi dalam penilaian Kepala, Guru dan Pengawas Berprestasi. Guru-guru berprestasi bukan hanya dinilai dari atas ke atas saja, tetapi dinilai dari hubungan sosial, akademik, pribadi dan kemasyarakatan.

Selain itu, wali murid juga berharap kepada seluruh lembaga melalui adanya pembinaan ini akan lebih dapat meningkatkan cara pembelajaran agar semua pihak merasakan manfaat dari guru berprestasi tersebut.

Peningkatan-peningkatan tersebut diharapkan bisa diterapkan pada segala pihak agar juga meningkatkan prestasi murid-murid. Dan bukan hanya dari kalangan guru, melainkan dari segala pihak akan berprestasi dan akan membawa negara ini menjadi sebuah negara yang tinggi taraf pendidikannya.

Terkhusus pada banyaknya acara-acara yang dilakukan di lokasi Kampus MTI (Madrasah Tarbiyah Islamiyah) Canduang, Kepala MTI (Madrasah Tarbiyah Islamiyah) Canduang Tk. MA (Madrasah Aliyah) Zulkifli, M.A menuturkan "Sedikit banyaknya pasti berpengaruh, maka dari itu akan terbentuk prinsip untuk mewadahi silaturrahmi (Orientasi Prasedental) yaitu orientasi ketuhanan, dan juga sebagai tempat belajar cara bersilaturrahmi dan bila dibawakan ke keduniaan, dengan banyaknya acara di MTI (Madrasah Tarbiyah Islamiyah) Canduang ini maka secara tidak langsung sekolah telah melakukan promosi kepada khalayak ramai. Kedepannya, kita sama-sama berharap kalau ada acara-acara seperti pembinaan, maka semestinya jumlah yang ada lebih kecil, maksudnya tidak mungkin dengan peserta yang berjumlah ratusan dengan isi kepala masing-masing, maka karena itu lebih baik dengan amggota yang tidak terlalu banyak tetapi dengan hasil yang lebih optimal". Tuturnya.

Melalui acar ini, MTI (Madrasah Tarbiyah Islamiyah) Canduang akan lebih baik dan sesuai dengan tujuan utama yang "Tafaqquh Fiddin" dan menciptakan anak didik yang berprestasi dengan dorongan guru-guru yang berprestasi pula. ||JUSTIC||

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama