Ahad, 21 Februari 2016 M/ 12 Jumadil Awal 1437 H
Dilaporkan oleh: Anesty

Mengejutkan, tanpa sengaja Alumni berkumpul di kantor Justic yang terletak di gedung STEP II MTI Canduang pada sore Sabtu (20/2/2016). Hadir ketika itu Muhammad Zikri, Afrido Azizi, Fitra Yadi, Nuzul Iskandar dan Andrial Putra yang didampingi oleh Anesty dan Wiza Novia Rahmi mantan Ketum Justic sebelum Miftahun Musthapa.

Waktu istirahar sholat Zuhur datang pertama kali Afrido Azizi, ia meminta kunci ruangan Justic. Dia datang bersama Muhammad Zikri. Lucunya mereka berdua datang memakai seragam santri, layaknya berpakaian seperti murid yang sedang belajar di MTI Canduang. Setelah bel pulang sekolah beberapa anggota Justic datang ke ruangan Justic mengobrol-ngobrol di sana dengan alumni, tidak lama kemudian datang pula Fitra Yadi disusul Nuzul Iskandar dan Andrial Putra.

Afrido Azizi Alumni MTI Canduang tahun 2015 serta mantan Ketum Justic tiga periode yang lalu mengatakan kedatangan ia kali ini adalah karena rindu dengan Justic, taragak basuo di "rumah kita" yaitu istilah untuk menyebut kantor Justic.

Muhammad Zikri Alumni MTI Canduang sekitar 4 tahun yang lalu dan pernah aktif sebagai jurnalis pelajar MTI Canduang  mengatakan "kedatangannya kali ini adalah sekaitan dengan wafatnya Ketum Justic yang lama yaitu Miftahun Musthapa. Ia ingin melihat pergantian pengurus yang baru sekaligus memberi support dan melihat kesiapan crew Justic dalam penerbitan Majalah Justic yang direncanakan terbit pada tanggal 20 April 2016 mendatang sebelum perayaan pemberian ijazah kelas 7 MTI Canduang”. Muhammad Zikri sekarang sudah bertugas sebagai jurnalis profesi memegang biro Bukittinggi di portal berita Sumbar lukipos.com

Fitra Yadi mengatakan bahwa "kedatangannya kali ini adalah karena kangen berlepas rindu dengan Justic, sekaligus memberi support kepada pengurus Justic yang baru. Fitra Yadi bersedia membantu melayout Majalah Justic yang akan terbit serta memberi pelatihan kejurnalistikan kepada crew Justic yang baru. Fitra Yadi dulu tercatat sebagai salah seorang staf pengajar dan pengawai MTI Canduang, sejak 2 tahun lalu ia resign karena tinggal jauh di Sarilamak, Harau.

Kedatangan Nuzul Iskandar adalah untuk mengantarkan undangan walimatul 'ursy pernikahannya dengan Humairatul Khairiyah yang akan dilangsungkan pada Sabtu, 5 Maret 2016 mendatang di jorong Salo Kutianyia Nagari Supayang, Kec, Salimpauang Kab, Tanah Datar. Nuzul Iskandar tahun lalu bertugas sebagai dosen di IAIN IB Padang. Sekarang ia bekerja di sebuah lembaga penelitian yang menfokuskan kegiatannya di provinsi Jambi dan berencana akan tinggal di sana bersama istri. Nuzul Iskandar memberi saran kepada crew Justic supaya menerima semua anggota yang baru mendaftar nanti seleksi alam saja yang akan menyaring mereka.

Andrial Putra datang terakhir, Setelah mengajar ia masuk ke ruangan Justic. Andrial Putra alumni MTI Canduang tahun 2015 ini pernah pula aktif di Justic sekitar 3 tahun yang lalu. Sekarang ia kuliah di IAIN Bukittinggi dan aktif sebagai tenaga pengajar di Ponpes MTI Canduang. ||JUSTIC||

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama