jum'at, 06 Januari 2015 M - Rabi'ul Akhir 1436 H
penulis: Widy Shahafiyah
ilustrasi Widy sedang berfikir

MTI Candung - JUSTIC. haiii, para sobat pembaca setia dimanapun anda berada. Kali ini Widy ingin mengungkapkan sebuah rasa yang terpendam atau Widy beri istilah " mambangkik raso nan tarandam ". Sebagai seorang wartawan dalam sebuah Jurnalistik Santri (JUSTIC) dan juga sebagai Santriwati di Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Candung, tentu bukan hal yang mudah dalam menjalaninya. Untuk menjalani keduanya perlu pembagian waktu yang akurat agar kegiatan yang lain tidak terganggu, apalagi kalau dingat-ingat ujian MID semester tinggal menghitung minggu saja. selain itu, penerbitan yang akan dijadwalkan untuk Februari ini serasa menambah batu besar di pundak. Pasalnya kru Justic telah memulai pelatihan mereka dan setelah ditimang dalam waktu yang singkat, banyak sekali kekurangan dalam berita yang telah  dibuat sebelumnya. PANIK-PANIK-PANIK jadinya.

masalah lainpun datang "ULANGAN" menumpuk. Entah itu adalah sebuah kebiasaan, atau memang prosedur yang ditetapkan Madarasah, ulangan memang adalah hal yang paling ditakuti sebagai santri MTI Candung. ini karena ulangan biasanya tidak disediakan waktu khusus tapi dalam waktu pelajaran. Kecendrungan santri adalah mereka akan selalu malas belajar ketika ada ulangan. Akhirnya ketika ulangan jurus ninja mata seribu pun dikerahkan. Tak hanya itu pepatah " MALU BERTANYA SESAT DIJALAN" pun menjadi andalan hampir seluruh santri MTI Candung. Tak mereka hiraukan CCTV yang bertengger bak Spidermen, karena ternyata semangat mentontek mereka lebih besar dari badan mereka. menimang-nimang masalah ulangan, bagi Justic sendiri ulangan adalah salah satu yang harus dipikirkan selain penerbitan. ini dikarenakan Justic yang masih menjabat sebagai santri tetap di MTI Candung. penerbitan yang dijadwalkan bulan Februari dan ulangan yang berturut-turut sedikit menghambat proses tersebut.

namun meski demikian, kru Justic tetap semangat pada rencana mereka untuk menerbitkan majalah pada tahun ini (2015). Harapan Widy dan kru lainnya adalah, penerbitan ini akan berjalan lancar hingga tahap pemasaran. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin JUSTIC

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama