Sabtu, 17 januari 2014 M- 26 Rabi'ul 'Awal 1436 H
Penulis : Khairun nisa'

ILUSTRASI
MTI CANDUANG-JUSTIC Hari ini, Sabtu, 17 januari 2014 M, MTI Canduang Resmi terapkan juga Sistem Pembelajaran baru untuk para Santri, khususnya mata pelajaran Fiqih. Pembelajaran Fiqih di MTI Canduang saat ini berbasis Teori dan Pengamalan.

Menurut penuturan Nurdin S.pdi, mata pelajaran fiqih kali ini dikaitkan antara Pengamalannya, dimana shalatnya santri juga menjadi tolak ukur penilaian, bukan hanya paham materi, santri dituntut melaksanakan ibadah shalat 5 waktunya dengan baik. "Percuma se santiang beko kok sumbayang nyo tingga". Hal ini disampaikan oleh seluruh guru yang mengajar Fiqih di MTI Candung ke lokal-lokal yang diajar.

Para santri juga dituntut untuk menghafal kembali seluruh do'a yang terkait dengan ibadah yang diamalkan untuk diri sendiri ataupun untuk masyarakat, Nurdin meminta santrinya untuk menghafal kembali tata cara penyelenggaraan jenazah beserta do'a-do'anya. Termasuk do'a dan tata cara shalat Istisqo' yang juga penting dalam kehidupan bersama kelak.

Hal ini yang akan menjadi standart penilaian tuntas dan tidaknya santri tersebut dalam mata pelajaran Fiqih. Yang akan menentukan Lulus atau tidaknya santri dari MTI Canduang kelak. IJUSTIC

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama