Minggu, 7 Desember 2014 M – Shafar 1436 H
Reporter: Wiza Novia Rahmi

ilustrasi
MTI Canduang – JUSTIC. Ujian semester ganjil tahun ajaran 2014/2015 telah dimulai semenjak Senin lalu(1/12) di MTI Canduang, Agam, Sumatera Barat dan membagi santri menjadi dua gelombang.

Dari pantauan JUSTIC di lokasi, ada sedikit perbedaan dari ujian kali ini, yaitu lembaran soal yang dikumpulkan kembali setelah selesai dijawab oleh santri peserta ujian. Hal ini dikarenakan beberapa pertimbangan dari madrasah, salah satunya ialah kebanyakan santri merobek soal ujian karena merasa gagal dalam menjawab pertanyaan, dan bahkan membuangnya.

Namun beberapa dari santri MTI Canduang terlihat kecewa karena biasanya soal-soal tersebut boleh saja dibawa pulang, agar bisa meneliti kembali keterkaitan soal dengan jawaban yang telah dibuat. Santri-santri tersebut beralasan bahwa mereka telah membayar uang ujian, dan biasanya boleh saja membawa lembaran soal pulang. Akan tetapi salah satu pengawas ujian di salah satu lokal MTI Canduang mengatakan bahwa santri yang ingin membawa soal pulang, boleh di bawa, tetapi dikumpulkan terlebih dahulu, baru kemudian meminta kepada guru bidang studi yang bersangkutan.

Pengumpulan soal ini dilengkapi dengan nama peserta ujian, kelas, dan dibubuhi tanda tangan. | JUSTIC

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama