Sabtu, 06 September 2014 M- 11 Dzulqa'idah 1435 H
Reporter : -

MTI Canduang - JUSTIC. Rombongan MTI Canduang berangkat menggunakan travel pukul 11.00 WIB Rabu pagi (03/09) menujuKota Sawahlunto untuk mengikuti PEKON (Pekon Konstitusi) ke VII yang diadakan oleh Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fak.Hukum Univ. Andalas dengan Mahkamah Konstitusi RI dan Pemerintah Kota Sawahlunto.

Sebelumnya, rombongan yang terdiri dari 2 orang santri kelas VI (Wiza Novia Rahmi, Latania Fizikri) dan 5 orang santri kelas VII (Andrial Putra, Abdur Rahman Anshar, Muslim, Putri Novrilia Handayani, dan Maghfirah Ayu Meilina) serta satu orang pembimbing (Beni Kharisma Ar-rasuli S.H.I, LLM) dilepas dengan bacaan alfatihah oleh seluruh santri yang dikomandoi oleh Kepala MTI tk. Aliyah, Zulkili,MA.

Kemudian rombongan menaiki travel yang sudah menunggu di depan madrasah.

"MTI Canduang mesti berbangga, Pekon ini adalah event sangat berharga, semua peserta berasal dari sekolah umum, sekolah negeri. Tapi kenapa sepertinya madrasah tidak mendukung secara penuh seperti untuk MTQ/MQK". curhat salah seorang rombongan kepada JUSTIC.

Dia juga menambahkan "Dulu tragedi seperti ini juga pernah terjadi pada anggota pramuka, namun ketika mereka memperoleh juara, pihak madrasah sudah agak membuka mata. Mungkin atas dasar inilah madrasah hanya membuka satu mata saja, karena MTI Canduang baru dua tahun ini mengikuti Pekon yang mana tahun sebelumnya memperoleh hasil yang kurang memuaskan". ujarnya.

"Namun, kita semua berharap semoga tahun ini ada hasil memuaskan dari dua cabang lomba yang kita ikuti, yaitu LCC dan LKTI". pungkasnya.

Rombongan MTI Canduang sampai pukul 12.30 WIB di Kota Sawahlunto tepatnya di Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto. | JUSTIC

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama