Selasa, 23 September 2014 M - 28 Dzulqa'idah 1435 H
Reporter: Wiza Novia Rahmi

MTI Canduang - JUSTIC. Aksi pencurian kembali terjadi pada salah seorang santri VI-2 MTI Canduang, Agam, Sumatera Barat, Redha Belianita,  di masjid MTI Canduang ketika akan berwudhu' untuk shalat dzuhur pada Senin siang (22/09) setelah sebelumnya pada hari Sabtu (20/09) juga telah terjadi pencurian di tempat yang sama..

ilustrasi
Pada hari Sabtu tersebut, santri yang biasa dipanggil Redha ini kehilangan handphone yang berada di dalam tas ketika ia sedang berwudhu' untuk shalat dzuhur. Kemudian kemarin ia telah kehilangan uang senilai Rp 9700 yang terdiri dari selembar uang lima ribu, dua lembar uang dua ribu, selembar uang seribu yang robek jadi dua bagian, dan uang dua ratus rupiah.

"semuanya berjumlah Rp 9700, uang lima ribu, dua lembar uang dua ribu, dan selembar uang seribu yang telah robek sebagian, mungkin malingnya tergesa-gesa, dan kemudian ada uang tiga ratus rupiah, namun hanya dua ratus yang hilang" ucapnya pada JUSTIC pasca apel tadi pagi (23/09).

"Kemarin itu saya sudah membawa tas ke tempat berwudhu', karena sebelumnya handphone saya hilang ketika saya meletakkan tas di dalam masjid tepatnya di samping pintu masuk-keluar ke tempat berwudhu. Tetapi anehnya ketika handphone saya diambil, orang tersebut tidak mengambil uang Rp 50000 yang tepat berada di samping handphone tersebut. Dan saya mengira orang tersebut adalah satu", pungkasnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama