17 Agustus 2014M - 21 Syawal 1435H
Reporter : MELAWATI


MTI Canduang - JUSTIC

Dalam rangka HUT RI Ke-69 Minggu (17/08) dengan semangat 45 tentunya, MTI Candung mengadakan acara perlombaan 17an yang berlokasi di halaman MTI Candung. Dibawah kepengurusan OSTI (Orgnisasi Santri Tarbiyyah Islamiyyah) Candung beberapa lomba di adakan, salah satunya perlombaan yang cukup unik yaitu mengambil uang koin di buah pepaya.
Jelang lomba dimulai, panitia mempersiapkan atribut perlombaan yang berbeda, sebagaimana biasanya memakai buah jeruk sunkist kali ini memakai buah pepaya muda, beberapa uang koin, dan juga oli gomok yang diganti dengan dua kaleng susu kental manis rasa coklat, dan yang terakhir satu bungkus tepung terigu.

Santri yang ingin ikut, diharuskan mendaftar sebagai peserta lomba  sebelum perlombaan  dimulai. Para santri yang tersebut namanya dipersilahkan untuk mengambil posisi yang ditentukan, nampak santri yang ikut perlombaan ini adalah santri dari kelas satu. Sebelum lomba dimulai panitia menyiapkan tiga gantungan buah, tiap satu gantungannya terdiri dari tiga orang peserta sembari menyebutkan  syarat perlombaannya," koin hanya boleh di ambil dengan gigi atau mulut " ujar panitia. Namun sayang, koin yang telah digigit itu tak boleh dibawa pulang oleh peserta dan harus dikumpulkan kembali kepada panitia.

Terlihat dari kurang kesiapan panitia, peserta di dahulukan maju ke arena lomba dari pada memasangkan atribut, terlihat panitia sibuk membatasi penonton dengan peserta serta  melumuri buah dengan susu coklat dan tepung. Buah telah digantung, peserta sudah siap dan  lombapun dimulai, para santri sibuk menggigit koin dengan bibir yang blepotan, wajah serta pakain mereka kotor terkena susu dan tepung, melihat kemeriahan dan antusias penonton, Ka. Madrasah Tingkat Aliyyah (Zulkifli Sp.di M.A) ikut mengoyang-goyangkan tali penggantung buahnya, tentunya juga panitia tak ingin kalah, mereka saling lempar tepung usai lomba tersebut selesai.



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama