Senin 25 agustus 2014M - 29 Syawal 1435H
Reporter: Khairun nisa

MTI Canduang - JUSTIC. Kedatangan Syekh Himdan kembali bersama keluarga besar MTI Canduang beserta para keluarganya dari Mesir. Meski awalnya sempat dikabakan Syekh Himdan tidak datang tepat waktu sesuai jadwal mulai aktifnya proses PBM MTI Canduang tepatnya tanggal 06 Agustus 2014. Kedatangannya kali ini membawa serta keluarganya yang di Mesir ke Tanah Air Indonesia yaitu Madam Najla, sang istri, Islam Himdan anak pertamanya, lalu Dina Himdan anak keduanya, Usamah Himdan anak ketiganya, dan Usamah Himdan yang terakhir.

Beliau mendarat di Bandara BIM Padang pukul 12.00 wib malam setelah transit dari Jakarta tanggal 18 agustus 2014,dia dijemput oleh Nopriandi, Abdullah S.Ag dan Budi sebagai perwakilan dari pihak MTI Candung dan Yayasan Syekh Sulaiman Arrasuli. Setelah 2 hari beristirahat dirumahnya,pagi hari ke-3nya di Indonesia Syekh dan keluarganya datang ke Kampus MTI Canduang disambut santriwan/santriwati MTI Candung yang memang sejak pukul 10.30 telah berdiri di Lapangan Kampus MTI Candung setelah mendengarkan mengenai peraturan apel pagi yang baru,Syekh datang dahulu ke kantor Pimpinan Syekh Sulaiman Arrasuli yang disambut hangat oleh Pak H.Amhar Zein Arrasulir, selang 20 menit kemudian beliau dan keluarga keluar dari kantor Yayasan dan berdiri dihadapan seluruh santri untuk mengucapkan sepatah kata serta memperkenalkan anak-anak dan istrinya di hadapan santri.Beliau mengucapkan Terima kasih yang teramat banyak atas sambutan yang begitu hangat dari seluruh Keluarga Besar MTI Candung,begitu pula dengan ucapan sang Madam sendiri.

Selanjutnya, dari hasil wawancara crew Justic kepada Nopriandi,menyatakan untuk kedepannya Syekh Himdan akan mengajarkan program Tahfidzul qur'an untuk santri tsanawiyah dan Insyaallah untuk tahun ini Syekh Himdan akan merekomendasikan 5 orang santri MTI Candung untuk study ke AL-Azhar University dengan seluruh tanggungan biaya dari dia termasuk pengurusan VISA santri tersebut.

1 Komentar

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama