Minggu, 17 Agustus 2014M - 21 Syawal 1435H
Reporter : INDAH AL AZIZ

MTI Canduang - JUSTIC, Dalam rangka HUT RI yang ke 69, kali ini MTI Canduang pun tak luput dari rasa antusias untuk mengadakan serangkaian acara untuk merayakan hari jadi Indonesia tercinta ini. Minggu (17/08) MTI Canduang yang dipandu oleh anggota OSTI (Organisasi Tarbiyah Islamiyah) mulai membuka acara tepat pukul 07:45 WIB dengan mengambil absen kehadiran terlebih dahulu, yang mana sebelumnya telah diawali dengan apel pagi seperti biasa.

Setelah pengambilan absen, OSTI langsung memulai bermacam acara yang diawali dengan pacu karung, makan kerupuk, kelereng race, ambil koin di pepaya, dan disusul oleh lomba tarik tambang antara para ustadz dengan para santri dan para ustadzhah dengan para santriwati.

Dalam perlombaan tarik tambang ini terlihat hal yang begitu menarik perhatian para santri, dikarenakan belum pernah sebelumnya hal seperti ini diadakan, dalam perlombaan antara para ustadz melawan santri laki-laki justru dimenangkan oleh tim dari santri laki-laki, dalam pantauan crew Justic kelihatannya para ustadz kewalahan dalam menghadapi kobaran semangat para santri tersebut, salah seorang perwakilan ustadz (Salman Pas) menyatakan "santri laki-laki tersebut wajar saja menang dikarenakan mereka sebagai anak dengan jiwa muda dengan stamina yang masih segar, selain itu kami dari guru-guru tidak turun ke lapangan secara keseluruhan dan kami juga kurang persiapan, contohnya ada beberapa guru yang hanya memakai sepatu lokak", namun guru-guru tersebut juga menyatakan keoptimisannya di masa datang dengan ungkapan rasa penasaran bukan kekecewaan.

Dari sisi lain, dati kubu para ustadzah justru mengalami kemenangan ketika melawan kubu santriwati, nampak sekali wajah keceriaan dan rasa senang dari para ustadzah ini,  "saya pribadi merasa senang dengan diadakannya acara peringatan HUT RI yang ke 69 ini, karna acara ini mampu membuat tali persaudaraan antara guru dengan murid menjadi semakin erat dan baik. Kalau acara ini tidak diadakan mungkin saja tidak akan ada rasa persatuan dan persaudaraan seperti hari ini, perlombaan tarik tambang ini juga membuat kami merasakan kerasnya perjuangan untuk menjadi pemenang, dan bisa saja ini diumpamakan dengan begitu kerasnya perjuangan para pejuang terdahulu, apalagi kami dari guru-guru akhirnya menang, tentunya bertambah lagi rasa senang dalam perayaan HUT RI ini", kata Dra.Yusnimar.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama