Kamis, 15 Mei 2014 M - 15 Rajab 1435 H
Reporter : WIZA NOVIA RAHMI

JUSTIC - MTI Candung


Dalam rangka memperingati Milad yang ke-86 dan pemberian ijazah yang ke-74, guru-guru MTI Candung kembali mengadakan tradisi tiap tahun, yaitu "baju baru". Tradisi baju baru ini sudah menjadi kebiasaan bagi guru-guru di MTI Candung.

Namun menurut pantauan Wartawan Justic, tidak semua guru yang memakai baju baru, hal ini menurut salah seorang guru MTI Candung Fitra Yadi "baju belum selesai dijahit". Penuturan senada juga disampaikan oleh , S.Ag "baju alun siap bajaik lae, pakae se untuak baju rayo bisuak".

Ketika diwawancarai lebih lanjut kepada guru MTI Candung, Dina Mariana, S.E dan Dra. Hilma mengenai baju baru ini, beliau menuturkan bahwa baju ini tanpa tema, dan membelinya dengan dana individu. Ini juga menjadi penyebab tidak semua guru yang memakai baju baru. Beliau juga menambahkan bahwa dana dari sekolah untuk baju baru sudah ada dan sudah dibeli, namun belum selesai dijahit. Penyebab lainnya karena baju yang dari sekolah berupa baju dinas, tidak mungkin dipakai untuk acara, karena itu dibuat baju bagi guru-guru perempuan dengan dana individu, yaitu "baju kuruang".

Mengenai baju yang masih dijahit, Dina Mariana, S.E mengatakan baju tersebut akan dipakai ketika tahun ajaran baru.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama