Sabtu, 17 Mei 2014 M - 17 Rajab 1435 H
Reporter : KHAIRUN NISA

MTI Candung - JUSTIC,Sore ini,Sabtu 17 Mei 2014 segenap kalangan guru yang tadi terlibat perbincangan hangat dengan Anggota dari KPH HAM (Komisi Perlindungan Hukum Hak Asasi Manusia) telihat sangat gusar dengan kecurigaan yang terdapat dalam diri mereka terkait KPH HAM tersebut.Menurut pantauan Crew Justic segenap guru yang terlibat sempat curiga entah perihal apa,yang pasti Crew melihat Etri Wahyuni S.pdi tengah sibuk memotret plat mobil pihak KPH HAM tersebut yang curiga dengan plat yang tertutup plastik hijau tersebut di plat belakang dan plat depannya sebagian tertutup besi mobil.Bahkan Crew pun melihat Etri WAhyuni S.pdi menyuruh kepala TU untuk meng-aktifkan CCTV sekolah di bagian tengah ruangan Pimpinan dimana perbincangan hangat itu tengah berlangsung.

Ketika Crew berbicara dengan salah satu staff,kecurigaan itu bermula karna pihak KPH HAM tersebut meminta kembali dana double yang diberikan kepada santri yang sama.Tidak hanya sampai disitu,para staff justru semakin curiga ketika ternyata plat mobil seperti itu pernah parkir di halaman tarbiyah seminggu sebelum Perayaan Pemberian Ijazah dilakukan di MTI Candung yang bertepatan tanggal 15 Mei 2014 kemarin.Entah dugaan seperti apa yang kini tengah melanda fikiran seluruh staff yang hadir dan terkait pada sore ini mengenai hal tersebut,pada saat yang bersamaan pun ketika mereka melihat salah satu ruangan yang berada dalam lingkup ruang pimpinan Dra.Zuryati Ilyas mangatakan kepada salah satu staff KPH supaya berhati-hati karna seluruh ruangan MTI mempunyai CCTV yang selalu aktif dan staff tersebut meminta mematikannya,entah dengan sebab apa.

Mengenai hal ini Zulkifli S,pdi MA pun sempat mengkonfirmasikan hal tersebut dengan Bapak Thamrin yang sempat menyatakan "Bahwa tidak boleh memberikan data akurat apapun kepada pihak manapun yang tidak jelas kewenangannya",namun sayang hal ini terjadi setelah data diberika dan kecuriggan bermula.Setelah ditanyai salah satu Crew Justic mengenai logo instansi mereka Zulkifli Spdi MA menjawab logo tersebut kelihatan asli.

Dalam Laporan kali ini,kami Crew mendapat informasi bahwa pers perwakilan SUMBAR yang hadir beserta staff KPH yang bernama Edwin tersebut pernah memiiki kasus dengan Salman Pas S.Ag mengenai tanah dan sedang diusut menjadi tahanan 3 bulan penjara dan kasus tersebut tengah naik banding.Ada perihal apa sebenarnya mereka dengan Instansi MTI Candung ???.Justic

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama