Selasa, 15 Muharram 1435 H-19 November 2013
Reporter : Ummu Fitrah Widia Rahman

Senin (18/11) kepala Aliyah MTI-C Zulkifli SPd.I MA mengumumkan bahwa MTI-C akan segera kedatangan tenaga bantuan mengajar dari Jazirah Arab, tepatnya berkebangsan Mesir, yang akan berinteraksi dengan para santri menggunakan bahasa Arab. Guru atau Syekh tersebut menurut Zulkifli akan datang ke MTI-C bersama Raisul`am MTI-C, H. Amhar Zein Arrasuli dari Jakarta dan akan dijemput pihak Madrasah ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM)


Syekh dari jazirah Arab tersebut tahun ini datang ke daerah Sumbar sebagai duta bantuan mengajar bersama 3 orang sahabatnya, yang telah ditetapkan di 3 tempat yang berbeda pula. 1 di MTI-C yang bernama Syekh Himdan, satu di Sumatera Tawalib Parabek yang bernama Syekh Muhammad Ali dan satunya lagi untuk daerah Batusangkar.

Pada hari Selasa (19/11) Syekh Himdan ini berkunujung ke MTI-C untuk pertama kalinya, tempat dimana ia akan mengajar beberapa waktu kedepan. Setibanya di MTI-C iapun menyempatkan diri berbincang-binacang di kantor pimpinan. Dalam bincang-bincang itu ia sempat menyampaikan bahwa beliau seorang penganut mazhab Syafi`i, spontan para pimpinan dan beberapa orang santripun berucap Hamdalah. Setelah ngobrol panjang di ruang pimpinan bersama beberapa orang staf pimpinan dan 3 orang santri dengan bahasa Arab yang fasih, ia pun dibawa salah seorang guru MTI-C Syahrur Ramli (guru MTI-C yang mampu dialeg Bahasa Arab) untuk melihat kondisi lokal belajar.

Usai mengunjungi lokal Syekh Himdan, santri dan para majlis gurupun solat berjama`ah di Mesjid Tarbiyah dengan diimami Syekh Himdan, selesai solat ia pun memberikan Tausyiyah singkat dihadapan para santri dan guru-guru MTI-C dengan ditranslet oleh ustad Syahrur Ramli.

Agenda selanjutnya yang akan dilakukan pihak madrasah dalam rangka langkah awal perkenalan dengan Syekh Himdan ini adalah perkenalan dengan para santri dan majlis guru dilapangan MTI-C, yang akan dilaksanakan pada hari Rabu (20/11).

segenap keluarga besar MTI-C merasa bersukur dengan kedatangan tenaga bantuan mengajar dari Jazirah Arab ini yang telah lama diidam-idamkan. Hal itu terbukti dengan ucapan pujian dan Hamdalah yang keluar dari bibir santri maupun Majlis guru. Justic

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama