Selasa, 27 Syawal 1434 H - 3 September 2013 M
Dilaporkan oleh: Miftahul Fikri 

Kader Poskestren MTI-C
Barulak-Justic, satu kecelakaan lagi terjadi menimpa salah seorang santri MTI Canduang bernama Qafifa Maulidya (kelas I) pada pagi sabtu (31/08) yang lalu.

Ketika akan kembali dari kampung halaman di Payakumbuh ke Asrama Putri MTI Canduang, santri yang akrab di panggil Lidya oleh teman-temannya ini diantar oleh kedua orang tuanya menggunakan sepeda motor, namun diperjalanan, motor yang dikendarai orang tua dan anak ini menyenggol sebuah sepeda motor bak.

Kecelakaan ini menyebabkan Lidya patah tulang di bagian paha dan ibunya patah tulang di bagian bawah lutut, sementara ayahnya terkilir bagian lengannya.


Saat pengurus OSTI dan beberapa orang majlis guru pergi menjengguk dan mengantarkan bantuan dari seluruh santri dan pihak sekolah untuk Lidya ke rumah urut di Barulak, Tanah Datar, terlihat Lidya dan ibunya hanya terbaring dengan kaki di perbal dan belum sanggup untuk duduk.

Kakek Lidya yang di temui disana menceritakan kronologi penyebab kecelakaan tersebut bahwa cucunya diantar oleh kedua orang tuanya untuk kembali ke MTI Canduang setelah libur pada hari Jum'at. Lidya yang biasa nya diantar pada hari Jum'at sore, namun karena ada acara keluarga maka diantar pada sabtu setelah shalat shubuh. Ketika sampai di Koto Nan Ampek Payakumbuh, ayah Lidya yang mengendarai motor hendak memotong sebuah motor bak sampah, tetapi tiba-tiba datang rombongan sepeda motor dari belakang yang dia lihat semua motor menggunakan plat nomor Pekanbaru, karena mereka ramai maka ayah Lidya ini menghindar ketepi jalan yang menyebabkan motornya menyenggol motor bak sampah kota Payakumbuh tersebut dan membuat semuanya jatuh di tengah jalan yang sampai membuat Lidya dan Ibunya patah tulang.

Sebelum kembali pulang ke Canduang, pengurus OSTI dan Guru pendamping juga berdoa bersama keluarga korban untuk kesembuhannya.Justic

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama