Senin, 26 Syawal 1434 H - 2 September 2013 M


Kunjungan peserta Muktamar IIX IMLA
MTI Canduang - Justic, Prof. Dr. H. Masnal Zajuli,MA guru besar bidang bahasa Arab IAIN Imam Bonjol Padang menganjurkan supaya santri MTI Canduang melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah dan ia meminta supaya pengurus Yayasan dan Pimpinan MTI Canduang bicara dengan beberapa dosen yang berasal dari Timur Tengah yang hadir pada hari itu (Sabtu, 31 Agustus) untuk mencari cara terbaik untuk melanjutkan pendidikan disana.

Hal itu dikatakannya ketika menyampaikan sepatah kata mewakili panitia Muktamar (Konggres) ke-8 Persatuan guru-guru Bahasa Arab atau Ittihadil Mudarrisin Lil-Lughah Al-Arabiyah disingkat IMLA yang berkunjung ke MTI Canduang pagi Sabtu (31/08) yang lalu.


Muktamar IMLA yang ke-8 itu digelar pada Rabu sampai Sabtu (28-31 Agustus 2013) di IAIN IB Padang. Hari itu lebih dari 70 orang peserta muktamar IMLA berkunjung ke MTI Canduang dengan tiga armada yang disambut oleh ketua Yayasan Syekh Sulaiman Arrasuli Dr. Syukri Iska, Rais al-Madrasah Tarbiyah Islamiyah Canduang Buya H. Amhar Zen Arrasuli beserta guru-guru dan santri-santri Ponpes MTI Canduang. Kegiatan itu adalah salah satu agenda rangkaian acara rihlah ke Bukittinggi-Agam menutup acara konggres. 


Dr. Mas'ad dosen Universitas Tabuk Arab Saudi
Sedangkan Dr. Mas'ad dosen dari Universitas Tabuk Arab Saudi salah seorang anggota konggres dalam pidatonya ketika itu menyampaikan kekagumannya terhadap Indonesia yang indah permai, dengan penduduknya yang ramah. Ia kagum dengan perkembangan ekonomi di Indonesia, kalau sekarang ia datang sebagai peserta konggres lain hari berharap datang lagi kesini dalam urusan bisnis.

Dalam sejarah, Islam masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan, itu artinya ketika keluar dari masjid dan madrasah kita mesti pintar berbisnis memenuhi kebutuhan ekonomi kata Dr. Mas'ad.

Saya mengusulkan bagi lembaga pendidikan Indonesia untuk memanfaatkan Ilmuan dari Arab dan Dunia Islam yang telah pensiun untuk bekerja di Indonesia untuk membantu mendalami Islam dan Bahasa Arab pungkas Dr. Mas'ad.| Fitrayadi

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama