Senin, 10 Shafar 1434 H / 24 Desember 2012 M

Prof Dr H Alaidin Koto MA
MTI Canduang - Justic. Prof. Dr. H. Alaidin Koto MA. Guru Besar UIN SUSQA Pekanbaru, Alumni MTI Canduang 1973 berziarah ke Maqam Syekh Sulaiman Arrasuli yang terletak di halaman kampus Pondok Pesantren MTI Canduang, Agam, Sumatera Barat pada Sore Ahad (23/12) yang lalu bersama keluarga.

Kepada HUMAS Ponpes MTI Canduang Fitra Yadi, Alaidin Koto mengungkapkan bahwa kunjungan kali ini adalah untuk melepas taragak yang telah 3 tahun tidak berziarah kesini.



Alaidin Koto berkunjung ke MTI Canduang dalam keadaan sepi, hampir Magrib. Semua Civitas Akademika MTI Canduang telah pulang, santri-santripun tidak ada nampak aktifitas belajar. Kepada Fitra Yadi ia menceritakan nostalgianya selama beberapa tahun belajar di Pondok Pesantren MTI Canduang. Waktu itu, asrama belum seperti sekarang. Air waktu itu masih kurang sehingga ia mesti mandi jauh-jauh ke tangah Bancah. Ia mengaku senang MTI Canduang sekarang telah mendapat tanah di Bancah untuk pembangunan Asrama Putra.

Menutup silaturrahminya, Profesor di bidang Pemikiran Politik Islam ini menghadiahkan 3 pasang bukunya sebagai kenang-kenangan untuk Ponpes MTI Canduang yang berjudul Persatuan Tarbiyah Islamiyah Sejarah, Paham Keagamaan, dan Pemikiran Politik 1945-1970 dan Bacaan I'tibar.

Prof. Dr. H. Alaidin Koto. MA adalah adik kelas dari Prof. Dr. Makmur Syarif, SH, MA. rektor IAIN IB Padang di MTI Canduang. Alaidin Koto lahir di Magek, kab. Agam tahun 1994. Sampai sekarang ia mengabdikan diri di UIN SUSQA Pekanbaru.

Pengalaman jabatan yang pernah ia lalui adalah: Sebagai Kepala Balai Peneltian dan Pengagdian kepada Masyarakat IAIN SUSQA tahun 1994-1996; Direktur Pusat Penelitian IAIN SUSQA tahun 1996-1997; Pembantu Dekan I Fakultas Syariah IAIN SUSQA tahun 1997; Dekan Fakultas Syariah IAIN SUSQA tahun 1998-2002, dan Direktur Pusat Kajian Islam Asia Tenggara IAIN SUSQA tahun 2002-2005

-----------------------------------
Dilaporkan oleh:  Fitra Yadi
 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama