Ahad, 18 Muharram 1434 H / 2 Desember 2012 M

MTI Canduang - Justic. Kegiatan PBM (Proses Belajar Mengajar) untuk hari ini (02/12) diakhiri dengan segera. Berhubung hari ini diselenggarakan acara perpisahan para Mahasiswa PL (Praktek Lapangan) STKIP (Sekolah Tinggi Kejuruan Ilmu Pendidikan) Ahlusunnah Wal Jama`ah Bukittinggi.

Berdasarkan pantauan Justic rombongan Mahasiswa ini telah menetap di MTI selama kurang lebih selama 3 bulan mulai 05 September lalu, guna untuk mempraktekan ilmunya dalam hal mengajar berdasarkan jurusan masing-masing

Selama jangka waktu lebih kurang 3 bulan ini mereka senantiasa setiap hari berpapasan dengan para santri MTI Candung baik di kelas maupun di tempat lain dalam lingkupan perkarangan MTI.

Dalam hal ini menurut pantauan Justic di lapangan sampai hari terakhir mereka PL ketika pertemuan para mahasiswa PL menghadapi para santri di kelas, sering kali para santri bertitik tolak pada pantauan Justic terlihat kurang menghormati Mahasiswa PL. Sebab berdasarkan pantauan Justic setiap kali yang masuk itu Mahasiswa PL untuk menyampaikan materi selalu terlihat seakan disambut dengan suara ribut dan ricuh dari santri yang malah sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.

Berkenan dengan hal ini seorang siswa MTI Ipunk Claudio Prasetio(16 th) kepada Justic bekomentar bahwa hal ini sepenuhnya bukan salahnya santri. Menurutnya hal ini terjadi karena ketika perkenalan pertama para Mahasiswa ini mereka kelihatan letoi dan tak memiliki ketegasan, sehingga menurutnya menimbulkan anggapan santri bahwa para mahasiswa ini tidak punya semangat untuk mengajar"nyo waktu partamo masuak letoi-letoi" tutur beliau polos.

Tetapi kondisi seperti ini tak terjadi pada seluruh mahasiswa PL. Jasril misalnya, (PL bidang Usul Fiqih) setiap kali ia masuk lokal selalu disambut dengan sopan dan diam. Hal ini menurut Ipunk kepada JUSTIC karena Mahasiswa yang satu ini ketika masuk lokal masuk dengan sopan dan penuh wibawa, sehingga hal ini mampu mempengaruhi para santri."wibawa ustad tu tinggi, kalau nyo masuak lokal mode ko nyo a (seraya mencontohkan sambil sedikit merunduk)" pungkas Ipunk.

------------------

Dilaporkan oleh: Andrial Putra

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama