Berawal dari LKMP 2 yang diadakan pada tanggal 24-29 Desember 2007 di MTI Canduang yang diikuti oleh utusan Santri Pondok Pesantren MTI Canduang, MMUS, Ashabul Yamin, MTI Jaho, MTI Pasir, MTI Bulaan Kamba dan MTI Jati Kamang yang diadakan oleh OSTI MTI Canduang kerjasama dengan Pengurus Besar AMR (Asosiasi Mahasiswa Arrsuli) Padang. Peserta LKMP 2 di buat penjurusan yang berbasis minat dan bakat diantaranya: Jurnalistik, Wira Usaha, Politik dan Teater yang diberinama Kelompok "Batang Padi". Filosofinya adalah makin berisi makin merunduk, bermanfaat dari bibit sampai jerami, bahkan jamur yang tumbuh daripadanya, serta memiliki proses maju dan mengkader. Anggotanya adalah: Juli Ishaq Putra, Dewi Selvira, Ica Erdiana, Fahmi, Irwani, Puti Ulan Sari, Fairoza Humairati. Risa Gustiana, Ola Oktavia, dan Dwi Maulidya dengan jadwal latihan setiap hari Jum’at yang bertempat dilantai 3 MTI Canduang.
Naskah yang digarap sekarang berjudul Iblis yang dipersiapkan untuk manggung di kampus IAIN IB Padang pada pertengan Maret 2008 ini. Pemeran cerita: Dewi Selvira sebagai Hajar, Ica Erdiana sebagai Ibrahim, Fahmi sebagai Iblis perempuan, Irwani sebagai Islmail, Puti Ulan Sari sebagai Iblis Laki-laki yang disutradarai oleh Risa Gustiana.
Dari 5 kali latihan dari 10 yang ditargetkan, sudah mulai menampakkan hasil, seperti batang padi tadi, sekarang padinya sedang membetis hampir terbit dan berbunga dan pada akhirnya nanti berbuah, masak dan menuai, demikian harapan sang pelatih Heri Surikno Alumni MTI Canduang tahun 2004 sekarang kuliah di jurusan PAI Fakultas Tarbiyah IAIN Imam BOnjol Padang.

Kelompok teater Batang Padi pernah Studi banding ke STSI Padang Panjang. Target yang ingin dicapai adalah
tampil maksimal di panggung IAIN Imam Bonjol Padang pertengahan Maret 2008 ini. Mereka berharap bisa tampil dengan maksimal, sukses, diakui di dunia teater setidak-tidaknya di MTI Canduang dan moga-moga berlanjut terus dengan kader-kader baru.

Kami senang mendalami dunia teater, karena bisa mengenali macam-macam karakter manusia, kita terbentuk dalam suatu kebersamaan kekeluargaan yang baru, lebih dekat dengan alumni dan mereka sangat mendukung, kita juga senang bisa kenal dan berdiskusi dengan mahasiswa STSI demikian sukanya tutur mereka.

Namun demikian kita juga sering dicemoohkan sebagai orang gila, celeb, kurang kerjaan dan sebagainya. Kelompok ini pernah mau bubar tapi akhirnya dengan kesamaan persepsi kita bangun dan bangkit lagi. Kelompok kita pernah tidak diakui di Osti MTI Canduang tapi alhamdulillah sekarang sudah. Waktu kunjungan studi banding di STSI Padang Panjang hampir tidak pulang karena pulang jam 20.00 sudah kehabisan mobil, demikian dukunya tutur Dewi Selvira. Alhamdulillah s
ekarang kita sudah masuk divisi PMB (Pengembangan Bakat dan Minat) di Badan Eksekutif Sanri MTI Sanduang. (Fitrayadi)

2 Komentar

  1. 'iblis'..'iblis' kapan ya di tuai dan dimasak menjadi tontonan yang asyik,sebab 'penduduk' sudah terlalu lapar untuk melanjutkan 'perjalanan',apa jamur di batang padi masih membuat jalan semakin reot?kan sudah ada batang padi generasi baru tuh?banyak lagi...tapi apa masih merasa masih belum cukup umur untuk di tuai, pasti enggak kan?kan dari bibit unggul...he..he

    BalasHapus
  2. Asslkum.

    Hi.

    Salam Kenal. Nama saya Ahlul Hukmi dari Dumai, Riau. Saat ini saya punya Koleksi ENGLISH E-BOOKS sebanyak 70 buah & Koleksi 1200 buah E-BOOKS lainnya yang disimpan dalam DVD. Kalau kamu berminat silahkan kontak saya via E-Mail. Untuk mendapatkan Koleksi E-BOOKS ini kamu hanya perlu transfer uang sebesar Rp 250.000, ke rekening saya lalu saya akan kirimkan DVDnya.

    Silahkan kunjungi http://hukmi99.blogspot.com ; http://apiluka.blogspot.com

    Salam Buat Keluarga Besar Arrasuli di Candung

    Thanks.

    BalasHapus

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama