Karena semakin berkembangnya penulisan artikel-artikel Santri Tarbiyah Islamiyah Canduang, kami memperoleh ide un tuk men gangkat profil Al-ustadz kita, beliau yang kerap dis apa ‘Zoel’ oleh banyak kalangan, memang pada diri be liau banyak terkandung pengalaman-pengalaman yang da pat menjadi pegangan oleh banyak orang terlebih bagi siswa- siswi MTI canduang. Pada diri beliau terdapat jiwa-jiwa masa kini akan tetapi tidak meninggalkan jejak pemikiran ulama-ulama masa lalu, terlebih-lebih dengan apa yang dititahkan oleh Inyiak Canduang yaitu Syekh Sulaiman Arrasuli.

Suatu hal yang paling berkesan dari diri beliau adalah salah seorang Alumni MTI Canduang tamatan tahun 2003, yang langsung diangkat menjadi guru di MTI Canduang, yang mana jabatan seperti itu sulit dicapai pada masa-masa saat sekarang ini dan sangat jarang sekali alumni-alumni yang mampu mencapainya, bahkan sampai sekarang beliau masih tetap eksis mengajar disitu.

Sekarang, agar kamu lebih tau dan lebih kenal dengan Ustadz kita yang satu ini, simak nehh…!, biodata beliau :

Nama : Zulkifli

Tpt /tgl lhr : Sp. Canduang 8 maret 1984

Negri asal : Jorong Batu Balantai, Nagari Canduang, Kec. Canduang,

Kab. Agam

Sapaan akrab : Guru (oleh kalangan santri)

Panggilan sehari-hari : Zoel

Kami, tim penulis yang sempat menemui beliau, yang mana beliau ketika itu kami temui sedang asyik memberi sampul kitab yang bernama addasuqi (kitab tauhid) menyambut kedatangan kami dengan senyum dan kami langsung berjabat tangan dengan beliau pada waktu itu.Ustadz kita ini memang suka bergaul dengan santri-santri, waaah…?, memang seorang ustadz yang ngerti kondisi psikologi santri, yang tidak hanya butuh dengan pendidikan atau bimbingan di lingkungan sekolah tetapi mereka juga butuh bimbingan diluar sekolah… benar nggak !.

Sekarang simak cuplikan wawacara kami kemaren dengan Sang Ustadz.

Penulis :

Bisakah Ustadz bercerita tentang riwayat pendidikan ustadz?

Ustadz :

Riwayat pendidikan saya awalnya saya di MIN Canduang, setelah tamat MIN saya masuk PP. Ashhabulyamiin Lasi Tuo tahun 1996-2000, kemudian pada tahun 2000 saya pindah ke MTI Canduang, itu terjadi karena ada beberapa kendala, terus setelah tamat MTI Canduang saya melanjutkan pendidikan Keperguruantinggi STIT (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah) tahun 2003 dan sekarang saya berada pada smester ke- 8 di STIT.

Penulis :

Apa pengalaman atau prestasi ustadz yang pernah ustazd peroleh?

Ustadz :

Di MIN saya pernah juara 3 Takrau antar SD, kemudian pernah juara 2 Pidato Dakwah se Kab. Agam. Di PP Ashabulyamin ustadz pernah menjabat sebagai Wakil Ketua ISPA (Ikatan Santri PP Ashabulyamin). Sedangkan di MTI Canduang ustadz tidak pernah berkarir, karena ustadz pada waktu Itu murid keras kepala sehingga ustad pernah memimpin KORLAP (Koordinator Lapangan Aksi Demo) terhadap MTI Canduang, ’kami ingin terjadi transformasi sosial di MTI ‘ pada waktu itu

Penulis :

Apa prestasi-prestasi yang membanggakan yang pernah ustaz peroleh?

Ustadz :

Wah.. prestasi yang membanggakan saya yaitu saya pernah mendapat juara 1 Kitab Standar Tingkat Kab. Agam tahun 2005 di Lubuak Basuang, dan menperoleh juara 1 MQK Cabang Kitab Standar Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2006.

Penulis :

Selama pendidikan yang ustad lalui, apa saja pelatihan-pelatihan yang Penah ustad ikuti?

Ustadz :

Ustadz dulu pernah ikut Training Profesional ESQ Angkatan 25 di Jakarta (Convention Center JCC) pada bulan maret 2004, kemudian ustadz juga Pernah ikut Training Reproduksi Remaja dan Pengaruh Narkoba terhadap Remaja tahun 2005 di padang. Dan ustadz juga pernah ikut Training Speed Reding di Bogor bulan Maret tahun 2007.

Nah… itulah hasil wawancaraa kami kepada ustaz yang kerap dipanggil guru oleh kalangan santri MTI Canduang. Ada berita apalagi ya… tentang ustadz kita yang satu ini, ingin tau lebih, simak nih hasil wawancara kami :

Distribusi pemikiran sang ustazd buat sekolah :

Berbuatlah anda sesuai dengan kriteria kemusliman anda

Kejujuran adalah modal utama dalam hidup

Hijrahlah sesuai dengan yang diperintahkan Nabi

Keadilan bukan untuk diperjual belikan

Nah… itulah hasil wawancaraa kami kepada ustaz yang kerap dipanggil guru oleh kalangan santri MTI Canduang. Ada berita apalagi ya… tentang ustadz kita yang satu ini, ingin tau lebih, simak nih hasil wawancara kami :

Distribusi pemikiran sang ustazd buat sekolah :

Berbuatlah anda sesuai dengan kriteria kemusliman anda

Kejujuran adalah modal utama dalam hidup

Hijrahlah sesuai dengan yang diperintahkan Nabi

Keadilan bukan untuk diperjual belikan

Distribusi pemikiran buat Santri Tarbiyah :

Anda kalau ingin berhasil, jalanilah aktivitasmu dengan kejujuran.

Keyakinan dan tekad merupakan modal untuk hidup, tentukan tujuan danbuatlah rancangan kehidupan.

Tiada prestasi tanpa kedisiplinan dan tiada kedisiplinan tanpa kejujuran dengar tuh.. apa yang ustadz sumbangkan buat kamu-kamu, asal kamu tau ini bukan hanya untuk dibaca tapi juga untuk diterapkan atau diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari..!!

kemarin tim kami ada yang iseng bertanya tentang status ustaz,? Dan beliau menjawab “saya masih perjaka” & kalau masalah pacaran NO COMMAND !!.he..he..

benar ni…h!.

hobbi beliau :

wah.. ustadz zoel ini katanya hobi : olah raga seperti bulu tangkis, dan juga hobi baca & writing juga. Ya pasti lah..ya. namanya saja ustaz masa gak hobi reading & writing.

Cita-cita ustaz :

“ ustazd ingin jadi the dosen”.

Nampaknya kurang asyik ya.. kalau cuma bicara tentang diri ustad melulu, tanpa tau alur pemikiran beliau, makanya tim kami mengangkat sebuah masalah tentang pluralisme agama, agar kamu tau tentang jalan pemikiran beliau tentang pluralisme agama simak nih…!

Tanggapan ustadz tentang Pluralisme Agama :

Pluralisme agama merupakan suatu bentuk kebodohan dan membodohi orang awam, semua agama itu tidak sama dan sangat jauh berbeda, ketika pluralisme agama terjadi maka akan tertncap kembali periode “scaptisisme agam” artinya kebenaran itu relative padahal Islam mampu menemukan kebenaran itu, kesimpulannya adalah satu-satunya agama yang benar itu cuma dan hanya Islam. Seolah-olah masyarakat pluralisme itu seperti seorang bayi yang bertanya “agama tuhan apa?” lantas mereka sendiri yang menjawab “agama tuhan itu Islam”.

Sikap seorang muslim yang semestinya terhadap pluralisme agama!!!

Ketahuilah apa substansi Islam yang sesungguhnya, serta mampu mengaplikasikannya ditengah-tengah kehidupan.

Nah.. tu dia alur pemikiran ustaz kita, hebat khan..,beliau cepat, tepat, konsekwen & konsisten, serta punya komitmen yang tinggi terhadap almamater MTI Canduang.

Dan sekarang kita kembali ke sekolah, apa ya.. pendapat ustad Zoel tentang madrasah kita, DON’T YEL AT ME!!!

Pandangan beliau tentang madrasah kita :

Tarbiyah belum megah, liftnya belum ada, dan sayang ketika santri MUS kemarin bertanya

Santri MUS : WC nya dimana kak INstruktur?

Instruktur : Dek ! adek punya mulut?

Santri MUS : Punya kak instruktur..

Instruktu : Apa manfaat mulut?!!

Santri MUS : Mulut Cuma untuk makan dan bicara kak.

Instruktur : Adiak ko kancang ka paruik se?

Santri MUS : Nggak ka..k, mau pipi..s!

Instruktur : (kaka instruktur tamanuang gak bisa bicara)

The End

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama