Teori evolusi merupakan salah satu teori yang dikemukakan oleh charles Darwin salah seorang ilmuwan asal inggris(England). teori ini mengungkapkan bahwa manusia merupakan hasil evolusi dari kera, teori ini didukung oleh beberapa ilmuwan-ilmuwan eropa lainnya. yang akhirnya mempelopori sebuah nasib malang seorang hamba allah yang tidak bersalah.

para ilmuwan-ilmuwan yang mendukung teori evolusi ini (pro evolution) terus berkeinginan untuk membuktikan kebenaran teori evolusi ini pada dunia, mereka ingin mengungkapkan kalau teori evolusi ini memang benar adanya, para ilmuwan tersebut berfikir kalau di daerah eropa masa transisi evolusi manusia ini terjadi begitu cepat maka ada di daerah lain yang mempunyai masa transisi yang sangat lambat, akhirnya merekapun terus mencari bukti masa transisi (masa perubahan kera menjadi manusia).

pada awal abad 20-an para ilmuwan menemukan “ota benga”(nama) di salah satu daerah bagian afrika tengah yang berasal dari suku PYGMY. akhirnya merekapun menangkap secara paksa “ota benga” dan meyakini bahwa “ota benga” merupakan salah satu mata rantai transisi evolusi manusia. ota benga yang sebenarnya hanya seorang manusia biasa yang telah mempunyai istri dan dua anak dijadikan sebagai sample masa transisi manusia dari kera hanya karna dia mempunyai sedikit kemiripan dengan kera dan mempunyai tinggi 127 cm.ota benga ditangkap pada tahun 1904 dan kemudian dibawa ke sebuah kebun binatang yang berada di newyork bernama BRONX yang pada saat itu dipimpin oleh Dr.William Hotrnaday. Dr ini merasa bangga dengan penemuan ini dan ini digunakan untuk mempengaruhi dunia akan kehebatan bangsa barat. disana “ota benga” ditempatkan di sebuah kandang kebun sama seperti binatang-binatang yang ditempatkan disana seperti gorilla, orang hutan dan simpanse.

Tiap hari “Ota benga” diberlakukan dan diberi makanan sebagai mana layaknya binatang, dan diperkenalkan pada pengunjung sebagai sampel evolusi manusia, karna tertekan akhirnya “ota benga” bunuh diri dalam kamar dimana ia ditempatkan.untuk memperlihatkan perhatian dan segaligus untuk menentang teori evolusi Darwin, verner beradvord mengarang sebuah buku tentang kisah menyedihkan ota benga ini dengan judul THE PYGMY IN THE ZOO. Dalam buku ini diceritakan semua nasib malang “ota benga” dan segala perlakuan yang didapatkannya akibat teori revolusi ini.(zulkariman)

1 Komentar

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama